Banyak Aktivitas dapat Mengasah Ketajaman Otak

Banyak Aktivitas dapat Mengasah Ketajaman Otak
Sumber:depositphotos.com

Banyak Aktivitas dapat Mengasah Ketajaman Otak. Kita semua ingin menjaga pikiran kita tetap tajam dan ingatan kita kuat seiring bertambahnya usia. Jadi, apa yang bisa kita lakukan sekarang untuk mencegah penurunan kognitif di tahun-tahun berikutnya? Terlibat dalam latihan aerobik secara teratur selama setidaknya 30 menit sehari, lima hari seminggu, mungkin memiliki efek terbesar pada orang-orang dari berbagai usia. Bukti yang meyakinkan juga menunjukkan bahwa pola makan ikan, minyak zaitun, alpukat, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, kacang-kacangan, dan biji-bijian ala Mediterania bermanfaat. Tetapi bagaimana dengan aktivitas sosial dan mental — apakah mereka membantu sama sekali?

 

Kegiatan sosial, sikap positif, dan belajar hal baru

Penelitian sebelumnya secara meyakinkan menunjukkan bahwa orang tua yang terlibat dalam kegiatan sosial , memiliki sikap mental yang positif , dan bekerja untuk mempelajari hal-hal baru mempertahankan kemampuan kognitif mereka lebih lama daripada mereka yang terisolasi secara sosial , memiliki sikap negatif, dan tidak mencoba untuk mempelajari hal-hal baru. . Namun, beberapa pertanyaan tetap ada. Kapan waktu yang ideal untuk melakukan aktivitas ini: di usia paruh baya atau di usia lanjut? Apakah membantu melakukan banyak aktivitas, atau apakah satu aktivitas sama baiknya dengan beberapa? Dan bagaimana dengan aktivitas mental umum lainnya, seperti membaca buku dan bermain game — apakah itu membantu juga?

 

Kegiatan yang merangsang mental: Lebih banyak lebih baik

Sebuah studi baru-baru ini diterbitkan dari para peneliti di Mayo Clinic diikuti 2.000 pria dan wanita normal kognitif usia 70 atau lebih selama sekitar lima tahun. Peserta mengisi survei mengenai keterlibatan mereka dalam lima kegiatan umum yang merangsang mental – aktivitas sosial, membaca buku, bermain game, membuat kerajinan, dan menggunakan komputer – di paruh baya (antara usia 50 dan 65) dan di akhir kehidupan (usia 70 dan di atas). Para peneliti juga melakukan evaluasi tatap muka setiap 15 bulan. Evaluasi ini termasuk wawancara dan pemeriksaan neurologis, riwayat rinci kemampuan mereka di rumah dan di masyarakat, dan tes neuropsikologis untuk memori, bahasa, keterampilan visuospasial, perhatian, dan fungsi eksekutif.

 

Ketika penelitian berakhir, para peneliti melihat apakah peserta tetap normal secara kognitif atau mengalami gangguan kognitif ringan (MCI). MCI didiagnosis ketika kekhawatiran tentang pemikiran dan memori seseorang dikonfirmasi dengan pengujian yang menunjukkan penurunan pada satu atau lebih tes pemikiran dan memori. Namun, fungsi sehari-hari pada dasarnya normal, dan orang tersebut tidak gila.

 

Studi ini menghasilkan beberapa temuan penting

  • Terlibat dalam dua, tiga, empat, atau lima aktivitas yang merangsang mental di akhir kehidupan berkorelasi dengan risiko yang lebih rendah untuk mengembangkan MCI. Sebuah tren menunjukkan lebih banyak aktivitas terkait dengan pengurangan risiko yang lebih besar.
  • Tiga aktivitas — penggunaan komputer, aktivitas sosial, dan permainan — memiliki manfaat ketika dilakukan baik di usia paruh baya maupun di usia lanjut. Namun, kerajinan hanya bermanfaat di akhir kehidupan.
  • Membaca buku tidak menunjukkan manfaat — temuan yang mengecewakan bagi saya sebagai penulis dan pembaca setia.

Garis bawah

Jika kita ingin menjaga pikiran kita tetap tajam dan ingatan kita kuat, bukti menunjukkan bahwa ada banyak hal yang dapat kita lakukan hari ini. Kita bisa melakukan latihan aerobik secara teratur. Kita bisa makan makanan ala mediterania. Kita dapat bekerja untuk mempelajari hal-hal baru dan menjaga sikap mental yang positif. Dan terakhir, dengan mengacu pada penelitian baru ini, kita dapat melakukan aktivitas sosial, bermain game, dan menggunakan komputer sejak usia paruh baya, dan terlibat dalam kerajinan tangan di usia lanjut. Buku, di sisi lain, harus dibaca setiap kali kita mencari pengetahuan, kebijaksanaan, pencerahan, atau kesenangan.

 

Baca Juga: Manfaat dari banyak senyum

, ,

Post navigation

barara

Im a designer and blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *